Jumat, 29 Juli 2011

*> Hikmah Sholat lima waktu
                Sebagian dari kelembutan Allah swt  terhadap manusia selaku hamba-Nya adalah menyedikit dengan bilangan sholat. Allah menjadikan perintah sholat yang misalnya lima puluh kali sehari semalam turun menjadi lima kali saja. Hal ini merupakan keringanan dari Allah swt karena Allah swt mengetahui adanya kelemahan pada diri hamba-Nya. Kendati perintah sholat telah disederhanakan menjadi hanya lima kali sehari semalam,tetapi imbalan-imbalannya telah dilipat gandakan oleh Allah swt. Ini merupakan karunia Allah karena hamba-Nya berhajat kepada-Nya dan tidak dapat melepaskan diri daripada-Nya.
                Imam Ibnu Athaillah Askandary dalam bukunya Al-Hikam menjelaskan hikmah yang terdapat dalam sholat lima waktu (fardhu) adalah sebagai berikut :
a)      Sholat Subuh.  Sholat ini diperintahkan oleh Allah swt agar hamba-Nya dapat bersyukur atas nikmat-Nya  yang begitu penting yakni munculnya pagi hari dan cahaya sinar matahari setiap hari,sebagai dasar utama dalam mencari rezeki dan melaksanakan tugas hidup pada siang hari;
b)      Sholat  Zuhur. Sholat ini merupakan rasa syukur kita kepada Allah swt karena dengan nikmat-Nya kita telah diselamatkan dari pengaruh panasnya matahari yang membahayakan;
c)       Sholat  Ashar. Sholat ini kita lakukan sebagai saksi buat kita kepada Allah swt bahwa kita sepanjang hari tidak lupa kepada-Nya dan sebagai penutup bagi tugas-tugas kita pada hari itu,ditutup dengan beribadah kepada-Nya;
d)      Sholat Magrib. Sholat ini diperintahkan Allah swt untuk dikerjakan pada permulaan malam, agar kegiatan di malam hari, kita buka dengan melaksanakan ketaatan kepada Allah swt. Sholat ini juga mengandung hikmah pengharapan agar hal-hal yang baik akan terjadi di malam hari dan dipelihara oleh Allah swt;
e)      Sholat Isya’. Sholat ini menggambarkan akhir waktu dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah swt dimana ia merupakan perpisahan kita dari waktu-waktu yang dapat kita isi dengan kebaikan untuk menghadapi tidur dan istirahat.