WLAN ( Access Point )
o
PENGERTIAN WIRELESS
Wireless teknologi dalam jaringan komputer, wireless ini
adalah teknologi nirkabel atau tanpa menggunakan kabel melainkan wireless ini
menggunakan frekuensi radio. biasanya sering kita kenal dengan jaringan WiFi
atau WLAN.
Wireless ini dapat menghantarkan data dengan kecepatan
sampai dengan 512 Mbps pada produk-produk khusus contoh militer, tetapi ada
juga dari produk normal yang sering kita lihat atau sering digunakan kecepatan
transfer datanya adalah 2Mbps dengan jangkauan yang berfariasi umumnya
jangkauan maksimumnya bisa sampai 75km.
Komponen utama untuk bisa komunikasi menggunakan wireless
adalah Wireless Router/Acces Point dan Wireless Clients/WiFi. Acces
Point (AP) dapat kita ibaratkan Switch Hub bila menggunakan kabel
UTP dan WiFi adalah LAN Cardnya.
o
CARA KERJA WIRELESS
Wireless LAN
menggunakan electromagnetic airwaves (radio atau infrared) untuk menukarkan
informasi dari satu titik ke titik lainnya tanpa harus tergantung pada
sambungan secara fisik. Gelombang radio biasa digunakan sebagai pembawa karena
dapat dengan mudah mengirimkan daya ke penerima. Data ditransmikan dengan cara
ditumpangkan pada gelombang pembawa sehingga bisa diextract pada ujung
penerima. Data ini umumnya digunakan sebagai pemodulasi dari pembawa oleh
sinyal informasi yang sedang ditransmisikan. Begitu datanya sudah dimodulasikan
pada gelombag radio pembawa, sinyal radio akan menduduki lebih dari satu
frekuensi, hal ini terjadi karena frekuensi atau bit rate dari informasi yang
memodulasi ditambahkan pada sinyal carrier.
o
CARA
SETTING
Cara Konfigurasi Access Point D-Link
DAP-1150 :
Sebelum
melakukan konfigurasi, ada baiknya kita mengenal bagian-bagian dari Access
Point D-Link DAP-1150 ini :
Keterangan :
1.
Antena
yang harus dipasangkan sebelum menghidupkan AP ini.
2.
Tombol Reset,
digunakan untuk melakukan restorasi AP ke pengaturan default dari pabrik.
Biasanya dilakukan jika administrator mengalami lupa password.
3.
Switch Selector,
digunakan untuk memilih mode kegunaan AP ini. Bisa digunakan sebagai Access
Point, Repeater ataupun Client.
4.
Port RJ-45,
digunakan untuk melakukan konfigurasi awal dan menghubungkan AP ke perangkat
jaringan yang lain.
5.
Port Power,
tempat konektor memasangkan power adaptor.
o
TAHAP KONFIGURASI WIFI
Langkah-langkah
melakukan Konfigurasi :
1.
Pasangkan Antena, Kabel Power adaptor
dan kabel LAN ke port RJ-45 pada AP.
2.
Pilih mode penggunaan sebagai AP
(Access Point)
3.
Pasangkan Kabel LAN ke komputer ataupun
ke Laptop. Tunggulah beberapa saat.
4.
Mengganti IP address computer anda
dengan langkah:
a.
Klik kanan pada ikon network sebelah
kanan bawah
b.
Klik open network and sharing center
c.
Change advance setting
d.
Klik double local area network lalu
muncul tabel local area conection status
e.
Klik propertis lalu muncul tabel local
area propertis
f.
Klik double internet protocol vertion
4(TCP/Ipv4) muncul tabel internet protocol vertion 4(TCP/Ipv4) propertis
kemudian aturlah IP pada NIC di komputer menjadi obtain kemudian klik Ok.
5.
Bukalah web browser anda, lalu ketikkan
IP defaultnya atau gatewaynya, contoh : http://192.168.0.1.
6.
Jika berhasil, akan muncul halaman
login. Ketikkan pada User Name : admin, Password dikosongkan, dan isi kode lalu
tekan tombol Log In atau tekan enter.
7.
Layar setup wizard ditampilkan.
8.
Untuk
memudahkan pengaturan AP ini, pilih konfigurasi secara manual.
9. Selanjutnya pilih Static IP pada My
Internet Connection dan isikan IP address sesuai dengan jaringan local yang ada dan pilih save
setting.
10. Langkah selanjutnya yaitu,setting LAN setup untuk memberikan
range ip address yang akan diberikan kepada computer client.
Isikan IP Address, gateway, dan subnetmasknya. Kemudian
isikan juga range IP address yang akan diberikan (range IP Address tidak boleh
melebihi range IP Address dari subnetmask).
11. Kemudian klik save setting.
o
FUNGSI
Fungsi
wireless
Secara umum wireless memiliki fungsi menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan menggunakan media gelombang radio. atau dapat juga di artikan sebagai pengganti kabel.
Secara umum wireless memiliki fungsi menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan menggunakan media gelombang radio. atau dapat juga di artikan sebagai pengganti kabel.
o
KELEMAHAN
DAN KELEBIHAN
§ PeranWireless
Jaringan lokal nirkabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kabel, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel. LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.
Jaringan lokal nirkabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kabel, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel. LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.
§
Dampak
Positif menggunakan Wireless
- Setiap hari bisa melakukan browsing internet dengan banyak komputer
- Semua warga negara sekolah bisa mengakses internet di lingkungan sekolahnya
- Setiap hari bisa melakukan browsing internet dengan banyak komputer
- Semua warga negara sekolah bisa mengakses internet di lingkungan sekolahnya
§
Dampak
Negatif menggunakan Wireless
- Bisa membuka situs “yang aneh” dengan bebas
- Apabila peletakan wireless semakin tinggi maka akan terjadi rusak nya frequensi radio
- Bisa membuka situs “yang aneh” dengan bebas
- Apabila peletakan wireless semakin tinggi maka akan terjadi rusak nya frequensi radio
·
Keuntungan
Menggunakan Wireless
-Tanpa Kabel
Tanpa kabel, praktis dan effisien.
- Jaminan penyediaan layanan
Dapat digunakan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu tanpa pulsa telpon.
- Koneksi Internet
Backbone International dan koneksi ke Indonesia Internet Exchange (IIX) dengan sistem redud
-Tanpa Kabel
Tanpa kabel, praktis dan effisien.
- Jaminan penyediaan layanan
Dapat digunakan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu tanpa pulsa telpon.
- Koneksi Internet
Backbone International dan koneksi ke Indonesia Internet Exchange (IIX) dengan sistem redud
§ Kelebihan dari WLAN
:
Ø
Mobilitas dan Produktivitas Tinggi, WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan
WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa
melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tersebut masuk dalam coverage area WLAN.
Ø
Kemudahan
dan kecepatan instalasi, karena infrastrukturnya tidak memerlukan
kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik
atau memasang kabel pada dinding atau lantai.
Ø
Fleksibel, dengan
teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang
tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar,
ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.
Ø
Menurunkan biaya kepemilikan,
dengan satu access point sudah bisa mencakup
seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan
seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel)
·
Kelemahan dari WLAN
Ø
Biaya peralatan mahal
(kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi
komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan),
Ø
Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti
terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat
diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity,
teknik spread spectrum dll),
Ø
Kapasitas jaringan menghadapi
keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi
dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA) dan keamanan data (kerahasiaan)
kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar