1. Langkah pertama adalah mengeluarkan pikiran negatif berlebihan tentang
permasalahan yang kita hadapi dari dalam pikiran dan perasaan kita. Gimana
caranya? Ya jalan satu-satunya adalah curhat.Dengan sharing, kita membantu diri
kita mengurangi beban yang ada dalam pikiran kita. Ada manfaat lainnya juga,
dimana ketika kita curhat sebenarnya kita sedang memecahkan masalah kita lewat
masukan orang lain. Jika pikiran kita sudah terbebas dari masalah insyaAllah
mental kita akan siap menghadapi kasus yang serupa ataupun kasus baru yang
muncul.
2. Cobalah mengubah pola pikir masalah. Kalau selama ini masalah itu kita pandang dari sisi negatifnya terus, tentu saja kita lebih sering down, mental kita jadi mental krupuk, rentan rapuh. Nah, sekarang kita balik persepsinya, mari kita lihat masalah itu dari sisi positifnya. Jadi kita lebih berfokus pada apa sebenarnya yang Tuhan ingin kita sadari, kita perlu menanamkan prinsip itu di kepala kita. Coba dilist saja ada berapa hal positif yang bisa kita dapatkan dari menghadapi masalah kita. Sy jadi teringat kata orang bijak lagi, sang filusuf berkata 'masalah itu akan selalu bisa terpecahkan jika yang kita pikirkan adalah solusinya', atau juga 'besar kecilnya masalah tergantung bagaimana respon pemikiran kita'.
3. Lakukanlah olahraga secukupnya. Ada pepatah latin yang mengatakan bahwa Men Sana in Corpore Sano, yang artinya demikian 'dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.' Dengan kata lain, untuk membangun mental yang kuat juga harus didukung dengan kondisi fisik yang baik pula. Maka dari itu manfaatkan waktu lowong untuk melakukan olahraga. Paling tidak selain bisa jadi sehat, olahraga dapat menjadi pengalih konsentrasi berlebihan terhadap permasalahan sehari-hari yang kita hadapi.
4. Bersosialisasilah sebanyak mungkin. Bangun jaringan pertemanan dengan siapapun sebanyak mungkin. Saya yakin, cobaan apapun sebenarnya tidak akan terasa jika ada teman-teman yang mau berbagi solusi pada permasalahan yang kita hadapi. Kadang mereka tidak hanya berbagi solusi tapi mereka juga bisa cukup menghibur dengan lelucon mereka.
5. Terakhir, untuk membangun mental yang kuat kita itu harus punya prinsip. Apa itu prinsipnya? Jangan mudah menyerah karena ada satu kesalahan yang telah kita buat. Ingatlah bahwa setiap orang bisa salah, sengaja atau tidak disengaja. Dan saya pikir memang, no body is perfect, isnt't it? Lebih baik, ketika kita berbuat satu kesalahan, marilah kita susulkan dengan perbuatan2 baik atau prestasi yang lebih banyak lagi. Simply said, ketimbang kita mikirikan satu kesalahan berlarut-larut, mending kita buat banyak kebaikan atau karya-karya baru yang lebih bermanfaat.
2. Cobalah mengubah pola pikir masalah. Kalau selama ini masalah itu kita pandang dari sisi negatifnya terus, tentu saja kita lebih sering down, mental kita jadi mental krupuk, rentan rapuh. Nah, sekarang kita balik persepsinya, mari kita lihat masalah itu dari sisi positifnya. Jadi kita lebih berfokus pada apa sebenarnya yang Tuhan ingin kita sadari, kita perlu menanamkan prinsip itu di kepala kita. Coba dilist saja ada berapa hal positif yang bisa kita dapatkan dari menghadapi masalah kita. Sy jadi teringat kata orang bijak lagi, sang filusuf berkata 'masalah itu akan selalu bisa terpecahkan jika yang kita pikirkan adalah solusinya', atau juga 'besar kecilnya masalah tergantung bagaimana respon pemikiran kita'.
3. Lakukanlah olahraga secukupnya. Ada pepatah latin yang mengatakan bahwa Men Sana in Corpore Sano, yang artinya demikian 'dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.' Dengan kata lain, untuk membangun mental yang kuat juga harus didukung dengan kondisi fisik yang baik pula. Maka dari itu manfaatkan waktu lowong untuk melakukan olahraga. Paling tidak selain bisa jadi sehat, olahraga dapat menjadi pengalih konsentrasi berlebihan terhadap permasalahan sehari-hari yang kita hadapi.
4. Bersosialisasilah sebanyak mungkin. Bangun jaringan pertemanan dengan siapapun sebanyak mungkin. Saya yakin, cobaan apapun sebenarnya tidak akan terasa jika ada teman-teman yang mau berbagi solusi pada permasalahan yang kita hadapi. Kadang mereka tidak hanya berbagi solusi tapi mereka juga bisa cukup menghibur dengan lelucon mereka.
5. Terakhir, untuk membangun mental yang kuat kita itu harus punya prinsip. Apa itu prinsipnya? Jangan mudah menyerah karena ada satu kesalahan yang telah kita buat. Ingatlah bahwa setiap orang bisa salah, sengaja atau tidak disengaja. Dan saya pikir memang, no body is perfect, isnt't it? Lebih baik, ketika kita berbuat satu kesalahan, marilah kita susulkan dengan perbuatan2 baik atau prestasi yang lebih banyak lagi. Simply said, ketimbang kita mikirikan satu kesalahan berlarut-larut, mending kita buat banyak kebaikan atau karya-karya baru yang lebih bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar